Unggahannya Buat Gaduh, Pemkab Bulukumba Siapkan Sanksi Buat A.Ichwan As

by

BULUKUMBA,BI — Kasus A. Ichwan As memasuki babak baru, sanksi tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba atas postingannya yang mengaku telah melakukan suap Rp 49 Miliar.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto yang ditemui Berita-indo.com di kantor Bupati, Senin, 9 Juli 2018 mengatakan, saat ini dirinya bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, bakal membentuk tim untuk pemberian sanksi terhadap Andi Ichwan As, yang dianggap telah membuat gaduh Bulukumba atas postingannya.

Tim tersebut nantinya, bakal bertugas untuk mengidentifikasi sanksi yang bakal dilimpahkan kepada oknum ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

“Kita sementara kaji. Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan. Nah, bentuk-bentuk sanksinya itu nanti diserahkan ke BKPSDM. Nanti di BKPSDM yang akan membentuk tim untuk mengidentifikasi bentuk sanksi seperti apa yang akan diberikan,” jelas pria berkacamata itu.

Unggahan A. Ichwan kata Tomy tersebut melanggar disiplin sebagai seorang ASN, yang seharusnya memberikan keteladanan dan tidak membuat pernyataan yang membuat riuh Bulukumba.

“Sebagai ASN tidak boleh begitu. Menurut saya itu sudah melanggar SOP,” tambah Tomy.

Tomy juga membantah adanya suap untuk pencairan DAK penugasan di Kementerian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tersebut. Pasalnya, kata Tomy, anggaran DAK itu telah masuk melaui e-Planning APBD, sehingga, dana tersebut telah pasti akan cair, meskipun tidak dilakukan pengurusan atau suap.

“Anggaran itu ada di APBD Rp49 M. Karena mekanisme perencanaan kita kan sudah mengacu pada e-Planning. Jadi sudah pasti cair,” jelas Tomy.

A.Ichwan menurut Tomy, diperiksa oleh Inspektorat lebih kepada pernyataannya di facebook, bukanlah dugaan suap yang diduga telah dilakukannya.

” Dari hasil pemeriksaan oleh inspektorat, A. Ichwan mengaku khilaf,” tambah Tomy. (*)