UNBK Tidak Berjalan Dengan Baik, Disdikbud Bulukumba Salahkan Pemprov Sulsel

by

BULUKUMBA,BI — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulukumba, Ahmad Djanuaris menyalahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan karena 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bulukumba terhambat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) karena jaringan yang terganggu.

Seharusnya menurut Djanuaris, meski kini tingkat SMA telah diambil alih oleh pemprov, koordinasi yang baik harus dilakukan, mengingat pelaksanaan UNBK dilaksanakan di kabupaten setempat.

” Tidak ada koordinasi, padahal pendidikan adalah tanggungjawab kita semua,” ujar Djanuaris saat ditemui di kantor Bupati,Rabu, 11 April 2018.

Akibat tidak adanya koordinasi yang baik, 2 Sekolah di Kabupaten Bulukumba terhambat melaksanakan UNBK, yakni SMAN 5  serta SMAN 18 Bulukumba yang keduanya berada di kecamatan Kajang.

Di SMAN 5, dari tiga ruangan yang disiapkan sebagai tempat pelaksanaan UNBK, hanya satu ruangan saja yang mendapatkan sinyal internet, sedangkan dua ruangan lainnya tidak mendapatkan sinyal.

Akibatnya, peserta ujian terpaksa tidak dapat melaksanakan UNBK, dikarenakan modem yang dipakai terpaksa harus dilakukan perbaikan di SMAN 2 Bulukumba.

Hal yang sama terjadi di SMA 2, dua buah wajan yang dipasang di tiang setinggi sepuluh meter sebagai penangkap sinyal, Itu juga tidak dapat membantu membuat sinyal bagus di wilayah tersebut.

“Saya tidak tau apa masalahnya, karena kemarin kita uji coba jaringan bagus kenapa tiba- tiba saat mau dimulai ujiannya pagi tadi, sinyal langsung error,” jelas Ilham Syah Kepala Sekolah SMAN 5 Bulukumba.

Bukan hanya di SMAN 5 Bulukumba,di SMAN 18 juga dilaporkan terkendala masalah jaringan internet bahkan sejumlah guru terpaksa harus membawa server keluar ruangan untuk mendapatkan jaringan.

Sekedar diketahui, Kecamatan Kajang memang merupakan daerah yang masuk dalam kategori Blank Spot (tak ada sinyal), pemerintah seharusnya mencari solusi bagi daerah daerah yang masuk dalam wilayah Blank Spot agar kejadian seperti hari ini tidak terulang.(rin)