Tinta Habis, DPRD Minta Pelayan Disdukcapil Tetap Berjalan

oleh

BULUKUMBA,BI — Legislator Partai Golongan Karya (Golkar), Jalaluddin, meminta pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba, tetap berjalan.

Pasalnya, sudah sepekan ribbon atau tinta khusus printer Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) kehabisan stok.

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Herlang, Bontotiro dan Kajang ini mengaku, habisnya Ribbon di Bulukumba bukan karena kelalaian Disdukcapil, melainkan stok yang memang habis dari pusat.

” Saya baru saja menelfon ke Ibu Kadis (Muliaty Nur), katanya stok habis sampai pusat, baru akan pengadaan lagi,” ujar legislator dapil 4 itu

Yang menjadi masalah menurut, PAW Abd Kahar Muslim itu, daerah tidak diperbolehkan melakukan pengadaan tinta sendiri, harus ditender langsung oleh pusat.

” Jadi temuan kalau kita yang membeli, kita tunggu saja sampai ada, namun pelayanan harus tetap berjalan, kan ada suket (Surat Keterangan) untuk KTP,” ujar Jalaluddin.

Dikonfirmasi Kapala Disdukcapil Bulukumba, Muliaty Nur mengaku, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kementerian terkait habisnya ribbon tersebut.

Mulyati menyebutkan, bahwa habisnya stok ribbon diakibatkan belum cairnya Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018.

“Ini anggarannya dari dana DAK. Dan hingga kini belum cair. Saya juga perlu menjelaskan kepada masyarakat, bahwa tinta ini bukan tinta biasa, ini tinta khusus,” jelas Mulyati.

Meski Ribbon habis, Mulyati mengaku pelayanan tetap berjalan, beberapa warga yang membutuhkan E-KTP dibuatkan suket oleh Disdukcapil Bulukumba.(rin)