Tidak Terima Bantuan, Nelayan Bentengge Bulukumba Sebut Dinas Kelautan dan Perikanan Terima Suap

by
MENGELUH. Nelayan Bentengge,Kelurahan Ujung Bulu,Bulukumba keluhkan bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) yang hanya untuk orang tertentu saja.

BULUKUMBA,BI — Nelayan di Kelurahan Bentengge, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba sebut Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) pilih kasih. Hal tersebut dikarenakan bantuan nelayan tidak pernah mereka rasakan, hanya didapatkan oleh orang yang mampu memberi suap.

Hal tersebut disampaikan beberapa nelayan Kelurahan Bentengge, Kecamatan Ujung Bulu,Bulukumba kepada Berita-indo.com,Selasa,10 Juli 2018.

Ikbal salah satu nelayan mengungkapkan, meski berkelurahan yang sama dengan kantor DKP, namun bantuan tidak pernah dirasakan nelayan Bentengge, hanya nelayan di wilayah Bulukumba bagian timur saja yang mendapatkan, diduga karena mampu membayar uang suap kepada oknum DKP.

” Seperti bantuan gae (Kapal Nelayan), temanku di Bulukumba Timur bilang dapatki karena setorki uang Rp 100 juta, kami pasti tidak dapatmi karena diproritaskan yang punya uang,” kata Ikbal.

Ikbal mengaku, nelayan Bentengge dan nelayan didaerah lain di Bulukumba sama, mereka juga membutuhkan bantuan dari pemerintah untuk meningkatkan hasil tangkapan.

” Kami dianaktirikan, gabus saja diminta tidak pernah dikasi, orang kayaji yang seharusnya tidak diberi karena mereka sudah mampu membeli sendiri,” sesal Ikbal yang yang diiyakan nelayan lainnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DLK) Bulukumba, Alfian Mallihungan yang ditemui di ruang kerjanya membantah adanya suap untuk menerima bantuan dari pemerintah. Pemberian bantuan kepada nelayan sudah sesuai prosedur dan diawasi langsung Inspektorat.

” Tidak ada itu, kita beri bantuan kepada kelompok nelayan yang meminta kepada kami, ada memang prosedurnya,kalau ada bukti suruh datang kemari kita tindaki,” kata Alfian.

Untuk menerima bantuan, Alfian mengaku nelayan terlebih dahulu harus mengajukan proposal permintaan, yang akan dianggarkan tahun berikutnya setelah diverifikasi, termasuk kelaikan kelompok dan memiliki SK bupati.

” Kita beri bantuan berdasarkan permintaan mereka, kita tidak pernah pilih kasih, bantuan bukan hanya tahun ini dan nelayan Bentengge beberapa kali dapat, bantuan,” ujar Alfian sembari memperlihat nama-nama penerima bantuan.

Selain kelompok, penyerahan bantuan juga diberikan kepada masyarakat perorangan, namun harus terdaftar sebagai masyarakat kurang mampu Bulukumba yang dikeluarkan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).(awa)