Tidak Sesuai Kontrak, DPRD Minta Dana Pembangunan Jembatang Bialo Dikembalikan

by

BULUKUMBA,BI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba meminta Kontraktor bangunan Mega proyek jembatan Muara Sungai Bialo, di Kampung Nipa, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujungbulu, Bulukumba mengembalikan uang pembangunan.

Hal tersebut dikarenakan ada beberapa item pengerjaan bangunan yang tidak sesuai dengan kontrak sebesar Rp 500 juta, dari total anggaran Rp 10,5 Miliar pada tahap pertama.

” Ada sekitar Rp500 juta tidak sesuai kontrak. Itu harus dikembalikan karena akan disetor kembali ke kas negara,” ujar legislator partai Golkar Bulukumba itu.

Pada perencanaan pembangunan jembatan bialo, Abu Thalib mengatakan, Pemkab bersama DPRD mengelontorkan anggaran Rp 10,5 Miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan tiang pancang dan pondasi jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Muhammad Amry, yang dikonfirmasi, mengaku jika pengembalian oleh kontraktor belum bisa diputuskan. Pasalnya,hingga saat ini belum ada keputusan akhir yang diumumkan oleh BPK.

Sekedar diketahui, kini dana proyek pembangunan jembatan bialo sementara pemeriksaan BPK dan juga masuk dalam analisa Unit Tipikor Polres Bulukumba.

Proyek tahap awal jembatan yang rencananya bakal menghubungkan Kampung Nipa dengan Jl Menara itu, juga diselesaikan tidak tepat waktu sehingga pelaksana proyek mengalami denda.(rin)