Sejam Pemberlakuan E-TLE, Dirlantas Polda Sulsel Dapati 1.401 Pelanggar

oleh

MAKASSAR,BI– Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), melakukan uji coba Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau sistim elektronik pengawasan dan penegakan hukum lalulintas di Kota Makassar, Selasa, 18 Desember 2018.

Uji tersebut, menggunakan 15 kamera pengawas dari 23 titik yang direncanakan Dirlantas Polda Sulsel, dikarenakan titik lainya belum memiliki kelengkapan yang memadai, seperti rambu dan Marka.

Dari 15 titik kamera pengawasan, dilakukan pada pukul 17.00 hingga 18.00 WITA, sebanyak 1.401 pengendara yang melanggar lalulintas.

” Untuk sementara ada 15 lokasi yang sudah siap, Hasil potensi pelanggaran selama 1 jam, dari pukul 17.00-18.00 Wita ada ratusan pelanggaran yang terjadi,” ujar Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Lalulintas (Kamsel) Ditlantas Polda Sulsel, AKBP Reza Pahelvi.

Reza Pahlevi menyebutkan, beberapa ruas jalan yang terbanyak pelanggar lalulintasnya, yakni jalan AP Petta Rani-Hertasning sebanyak 312 pelanggaran marka, disusul jalan Kerung-Kerung hingga jalan Veteran sebanyak 228 pelanggar.

Selain itu simpan 5 bandara Sulthan Hasanuddin, 171 pelanggaran, Perempatan Jalan Tentara Pelajar-Wahidin 162 pelanggaran, Perempatan Jalan Latimojong- Sungai Sadang 126.

Jalan Veteran-Bawakaraeng 78, Sudirman-Kartini 66 pelanggar
perempatan Haji Bau -Ratulangi 42 pelanggar, serta Jalan Andalas-Tentara Pelajar 114 pelanggaran marka, dan 24 pelanggaran tidak menggunakan helm.

Meski dibeberapa ruas jalan ditemukan pelanggaran, Reza Pahelvi juga menyebutkan ada beberapa ruas yang nihil pelanggaran, seperti
perempatan flyover bawah, flyover atas, perempatan patung ayam Daya, teras balai kota, dan Petta Rani-MSC Telkomsel.

“Untuk uji coba E-TLE hari kedua besok (hari ini) sudah mendeteksi pelanggaran di 15 lokasi tersebut. Delapan lokasi sementara masih dilakukan pembenahan,” tutur polisi berpangkat dua bunga itu.(*)