Salah Sasaran Saat Jual Sabu, Tangan Warga Salassae Diikat Tali Jemuran Oleh Pembelinya

oleh

BULUKUMBA,BI — Apes bagi Jusman (35) Warga Dusun Batu Hulang, Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba. Harus ditangkap polisi setelah dirinya menjual sabu kepada anggota polisi yang menyamar.

Sopir angkutan umum ini diciduk dan tanganya diikat tali jemuran, pasca transaksi yang dia lakukan di Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Bulukumba terbukti menjual sabu.

Dari tangannya Jusman, polisi mengamankan satu saset bening sabu yang rencananya akan dia jual Rp 300 ribu.

” Penangkapan serta penggeledahan Badan terhadap Jusman ini berawal dari Salah satu Personil melakukan Under Cover Buy (UCB) terhadap terduga dengan memesan narkotika golongan I jenis shabu sebanyak 1 (Satu) Sachet dengan harga senilai Rp 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah), “Ungkap Kasat Narkoba Akp Aris Sumarsono”.

Dari hasil pemeriksaan, Jusman mengaku mendapatkan barang haramnya tersebut dari SKM dengan cara dia beli sebanyak 1 Saset dengan harga senilai Rp 400 ribu, kemudian dia kemas menjadi beberapa saset, yang dia jual dan sebagiannya dia gunakan sendiri.

Dari informasi yang didapatkan dari Jusman, polisi melakukan pengembangan dan mendatangi rumah SKM, namun sayang polisi tidak menemukan apa-apa, diduga operasi tersebut bocor duluan.

Dari penangkapan Jusman, polisi mengamankan 1 Saset, berisikan kristal bening yang diduga narkotika dengan berat kotor 0,30 gram dan saset kosong diduga bekas pakai, satu batang sendok sabu warna putih serta satu unit Hp warna hitam.(awa)