Reses di RSUD Bulukumba, DPRD Temukan Utang Rp1,6 Miliar

by

BULUKUMBA,BI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, menemukan utang pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba Rp 1,6 Miliar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba.

Hal tersebut menjadi temuan DPRD Bulukumba, saat melakukan reses di RSUD, beberapa hari lalu.

Wakil Ketua Komisi C, DPRD Bulukumba, H. Patundangi, mengatakan saat ini utang pemkab ke RSUD mencapai 1,6 Miliar. Hal tersebut merupakan beban biaya pasien, yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

” Ternyata ada utang, kurang lebih Rp
1,6 M yang tidak punya pos anggaran, selama ini ditanggung oleh RSUD, yaitu pasien yang menggunakan SKTM,” tulis Patudangi melalui pesan singkat WhatsAppnya.

Dikonfirmasi, Kasubag Humas dan Promosi Kesehatan, RSUD Bulukumba, Gumala Rubiah mengatakan, biaya pengobatan yang menggunakan SKTM dibebankan anggarannya di keuangan daerah. Hanya saja hingga saat ini, terhitung mulai 2017 kemarin belum dibayarkan pemda.

Gumala menambahkan, jika RSUD bisa jadi dibilang berutang ke dokter dan perawatnya, karena hingga saat ini mereka belum menerima jasa dari pelayanan SKTM. Dia berharap segera secepatnya dibayarkan.

” Kalau saya punya saran, SKTM yang jumlahnya lumayan itu seharusnya terdata dengan baik dan dimasukkan BPJS KIS, perlu pemutakhiran data ulang. Di SKTM ada tanda tangan pak desa dan pak camat, artinya diketahui siapa yang tidak mampu dan disarankan masuk BPJS PBI,” pinta Gumala.(awa)