Pemkab Bulukumba Minta Lonsum Tidak Ganggu Serapan Air di Desa Tamatto dan Bonto Manggiring

oleh

BULUKUMBA,BI — Pemerintah Kabupaten Bulukumba, meminta PT London Sumatera (Lonsum) untuk tidak melakukan aktivitas perkebunan di wilayah Desa Tamatto dan Bonto Manggiring, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba untuk sementara.

Itu dilakukan, untuk pengamanan mata air yang terdapat di Bukit Jaya, Desa Tamatto, serta Bukit Madu di Desa Bonto Manggiring, yang kurang lebih wilayahnya seluas 9 Hektar.

Hal tersebut merupakan hasil rapat bersama, yang dilakukan Pemkab Bulukumba yang menghadirkan beberapa Stakeholder seperti Kapolres, Dandim 1411 Bulukumba dan pihak PT Lonsum, Rabu, 21 November 2018, di ruang rapat Bupati Bulukumba.

” Hasil rapat tadi meminta, Lonsum untuk tidak beraktivitas di 9 hektar yang masuk dalam wilayah Desa Bonto Manggiring dan Tamatto, karena disana ada mata air, yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Pemkab Bulukumba, Djunaedi Abdillah.

Lonsum kata Djunaedi, wajib menjaga mata air tersebut, dan masyarakat juga harus mematuhi Hak Guna Usaha (HGU) Lonsum, sembari tim kecil yang nanti akan dibentuk melakukan pengukuran ulang.

” Ini kesempatan warga yang merasa memiliki hak di wilayah HGU Lonsum, silahkan siapkan dokumennya. Pengukuran meruapakan salah satu syarat perpanjangan HGU Lonsum di tahun 2023 mendatang,” kata Djuanedi.

Djunaedi berharap besar pada  masyarakat, untuk tidak melakukan pendudukan di wilayah HGU Lonsum di Bulukumba, agar tim kecil nantinya bisa bekerja.

Ketua DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki menyambut baik akan pengukuran ulang HGU Lonsum, karena menurutnya ini sejalan dengan keinginan DPRD Bulukumba.

” Kami di DPRD mendesak Dirjen Bina Adminitrasi Kewilayahan, untuk segera¬† turun membentuk tim kecil melakukan pengukuran ulang pada wilayah Lonsum,” pinta ketua DPD II Golkar Bulukumba itu.(awa)