KNPI Sebut Kejaksaan Suka Main Proyek Di Bulukumba

oleh
ORASI. Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, KNPI Bulukumba,Ferdi Ansar saat berorasi didepan kantor Kejaksaan Bulukumba, Kamis, 12 April 2018.

BULUKMBA,BI — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulukumba, menuding Kejaksaan suka main proyek di Bulukumba. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya kasus yang saat ini ditangani kejaksaan mandek.

Hal tersebut diungkapkan, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, KNPI Bulukumba,Ferdi Ansar dalam orasinya, Kamis, 12 April 2108, di kantor Kejaksaan Bulukumba.

Hingga saat ini, menurut Ferdi banyak kasus yang mandek di Bulukumba, seperti kasus korupsi pembangunan Pasar Bonto Bahari, Jembatan Bialo, TIK, AKPER, dan pembangunan PPI.

” Banyak orang kejaksaan yang sering datang ke SKPD, pergi minta proyek agar kasus tidak dilanjutkan. Hancur negara ini kalau para penegak hukumnya seperti ini,” teriak Ferdi.

Bahkan menurut Ferdi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba turut mengambil bagian agar kejaksaan tidak melanjutkan kasus korupsi yang terjadi di kabupaten berjuluk Bumi Panrita lopi itu, terbukti dengan diberikan dana hiba kepada Kejaksaan Rp 600 juta untuk pembangunan kantor, padahal Kejaksaan punya anggaran sendiri.

” Aksi ini merupakan buntut keresahan warga Bulukumba, dengan banyaknya kasus yang mandek. Kebetulan ada orang Kejari yang datang, kami mau memeberitahukan mereka, bahwa  Kejaksaan Bulukumba tidak bekerja,” ujar Ferdi.

Aksi para demostran bubar dengan damai, setelah tak satupun pejabat Kejaksaan yang menerima aspirasi mereka.(rin)