Kasatpolpp Bulukumba Bantah Anggotanya Terlibat Narkoba

oleh

BULUKUMBA,BI — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoll) Bulukumba, A. Baso Bintang membantah ada anggotanya yang terlibat narkoba, seperti yang ramai diberitakan. Asrudi Nur (31) yang diduga merupakan pengedar Narkoba, jenis sabu telah diberhentikan sejak 2015 sebagai anggota Satpolpp magang.

Kepada Berita-indo.com, Baso Bintang mengaku geram. Asrudi yang disapa Rudi itu telah lama diberhentikan karena malas dan tidak pernah menjalankan tugasnya sebagai anggota Satpolpp magang.

” Telah dua kali orang tuanya Asrudi Nur menghadap untuk dimasukkan kembali sebagai anggota Satpolpp, tapi saya tolak, karena malas masuk kantor dan tidak pernah menjalankan tugasnya,” jelas Baso Bintang.

Baso mengaku sangat membenci yang namanya kesalahan, tidak teratur, tidak disiplin dan tidak bertanggug jawab. Apalagi namanya narkoba, karena akan merusak masa depan pemakainya. Untuk itu Baso berjanji akan menindaki seluruh anggotanya jika terbukti bersalah.

Penangkapan Rudi bersama 2 rekannya itu Zul (20) dan Qade (19) oleh kepolisian Resor Bulukumba terjadi pada Jumat, 5 Januari kemarin, yang merupakan hasil penangkapan menggunakan trik metode UCB (Under Cover Buy) atau pembelian terselubung dan sistem penggeledahan di Dusun Cabalu Desa Paenre Lompoe Kecamatan Gantarang.

Dari tranksaksi tersebut, Rudi bersama dua rekanya itu kedapatan memiliki satu saset sabu yang berisi kristal bening yang diduga narkotika golongan I jenis sabu, yang sebelum tertangkap, Rudi sempat membuag Barang Bukti (BB) setelah menyadari yang dia temani tranksaksi jual beli narkotika adalah seorang petugas kepolisian yang menyamar.

Dari tangan ketiganya, Kepolisian yang di pimpin oleh Kasat Res Narkoba Polres Bulukumba AKP. Rudjianto Dwi Poernomo, berhasil menyita barang bukti berupa satu saset yang berisi kristal bening diduga narkotika golongan I jenis sabu, satu dompet warna hitam, dan dua unit hand phone merk strawbery dan merk nokia berwarna hitam.(rin)