Ini Nama-Nama Pejabat Baru Eselon II

oleh

BULUKUMBA,BI — Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali akhirnya melantik dan menetapkan 13 pejabat baru eselon II, Rabu,10 Januari di ruang pola kantor Bupati, setelah sekian lama lowong. Dalam pelantikan tersebut pemerintah menyiapkan Pakta Integritas sebagai alat perjanjian untuk bekerja lebih optimal dari sebelumnya.

Mereka yang telah dilantik, masing- masing, Andi Sri Arianti, jabatan lama Sekertaris Tanaman Pangan dan Holtikultura, Jabatan baru Kepala Inspektorat.

Hj.Umrah Aswani, jabatan lama Kabag Kesra Setda Bulukumba, jabatan Baru Kepala Dinas PPPA.

Abdul khalid Rauf, jabatan lama Sekertaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, jabatan baru Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB.

Syarifuddin, jabatan lama Sekertaris PSDA, jabatan baru Kepala Dinas Sosial.

Andi Ade Ariady, jabatan lama Sekertaris BKPSDM, jabatan baru Kepala BKPSDM.

Ahmad Januaris, jabatan lama Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jabatan baru Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Andi Asrar Amir jabatan lama Wakil Direktur Administrasi Umum RSUD H.Andi Sulthan Daeng Radja, jabatan baru Kepala Dinas Pemuda dan Olahrga.

Emil Yusri, jabatan lama Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan, jabatan baru Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Andi Amry, jabatan lama Sekertaris PUPR, jabatan baru Kepala Dinas PUPR.

Andi Sufardiman, jabatan lama Kabag Ekbang, jabatan baru Kepala Dinas Pendapatan.

Andi Baso Bintang, jabatan lama Sekertaris Satpol PP dan Damkar, jabatan baru Kepala Satpol PP dan Damkar Bulukumba.

Rudi Ramlan, jabatan lama Sekertaris Kominfo, jabatan baru Kepala Dinas Kominfo.

Andi Roslinda, jabatan lama Kabag Pemerintahan, jabatan baru Kepala Dinas PMD.

Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali dalam sambutanya memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik. Dia meminta, Kepala Dinas yang baru dilantik,untuk bisa bekerja maksimal, menyelesaikan kegiatan proyek akhir Desember 2018 ini.

“Selamat mengemban amanah, dan bekerjalah profesional. Saya akan mengevaluasi pejabat selama enam bulan, kalau belum siap jadi Kepala Dinas silahkan mundur,” tegas Sukri. (rin)