Informasi Suap Viral Di Media Sosial, KAPAK Minta Inspektorat Usut Kebenaranya

by

BULUKUMBA,BI — Pekan pertama bulan Mei 2018 hingga saat ini, Bulukumba dihebohkan dengan munculnya status Andi Ichwan As di media sosial Facebook.

Tidak main-main, unggahan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulukumba tersebut mengaku telah melakukan suap, agar dana proyek senilai Rp 49.819.000.000 untuk pembangunan irigasi di Kementerian Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masuk ke kabupaten berjuluk Bumi Panrita Lopi itu.

Suap tersebut, menurut Andi Ichwan diperintahkan oleh bupati Bulukumba, A. M. Sukri Sappewali sesuai dengan foto Surat Keputusan penunjukan tertanggal 4 Mei 2017.

” Lama aku sabar mengadu tdk ada yg gubris sekarang saya bersedia jadi apa saja dan saya akan laporkan ke KPK bahwa ini anggaran IRIGASI 49m lebih krn hasil suap. Sy yg bawah uangnya buat apa takut utk kebenaran silahkan penegak hukum tangkap semua pelakunya saya bersedia bongkar semua ini uang suap. tempat komitmen (sakit),” tulis Andi Ichwan As dalam status Facebooknya.

Melalui unggahan tersebut, Koalisi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) Bulukumba, Nuralim Mappatoba menyayangkan postingan Andi Ichwan As, yang tidak semestinya melakukan suap dan pekerjaan proyek, mengingat statusnya saat ini sebagai ASN yang notabene bukan tugas dan wewenangnya.

” Ataukah Andi Ichwan As ini adalah makelar proyek yang mampu menembus batas-batas kewenangan antar instansi?,” sesal Nuralim.

Untuknya itu, Kapak mendesak Inspektorat Bulukumba untuk segera menindak lanjuti unggahan saudara Andi Ichwan As di media sosial Facebook.

Selain itu, dia juga meminta Badan Kepegawai dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera memanggil Andi Ichwan As untuk mengklarifikasi unggahan tersebut, mengingat statusnya sebagai ASN.

” Kami juga minta desak DPRD Bulukumba untuk segera membentuk tim khusus untuk memanggil saudara Andi Ichwan As serta SKPD terkait sesuai pengakuan tindak penyuapan yang telah diunggah di media sosial Facebook,” pinta Nuralim.

Selain itu, Nuralim minta tim TP4D untuk menindak lanjuti pengakuan saudara Andi Ichwan As yang telah melakukan penyuapan di kementrian.(rin)