Diselidiki Kepolisian, Pembangunan Tahap II Jembatan Bialo Bulukumba Tetap Berlanjut

oleh

BULUKUMBA,BI — Pembangunan  tahap I jembatan Bialo, saat ini tengah dalam penyelidikan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Polres Bulukumba.

Meski dalam penyelidikan, pembangunan tahap II akan tetap berjalan, dengan alokasi anggaran Rp 9 Miliar.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Bripka Muhammad Ali yang ditemui Berita-indo.com diruang kerjanya, Selasa, 4 Desember 2018 mengungkapkan saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan tahap pertama yang menelan anggaran Rp 10 Miliar.

Muhammad Ali mengaku, tidak mempersoalkan kelanjutan pembangunan tahap II jembatan Bialo, pasalnya batas pengerjaan tahap I bisa dibedakan, yakni  pengerjaan oprit dan abudtmen jembatan.

” Tidak masalah, kentaraji yang mana tahap pertama dan kedua. Kita juga tidak mau menghambat pembangunan daerah yang berdampak positif ke Masyarakat,” kata pria yang gemar sepak bola itu.

Saat ini kepolisian kata Muhammad Ali, sementara mencari tim ahli konstruksi untuk pembuktian, apakah benar dalam pembangunan tahap I menemukan kerugian negara seperti dugaan masyarakat.

” Masih mencari ahli konstruksi, kemungkinanya politeknik Makassar  kalau bukan Politeknik Bandung, atau Dinas PU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang pasti secepatnya kita akan menurunkan tim ahli,” terang Muhammad Ali.

Muhammad Ali mengaku, kasus pembagunan tahap I jembatan Bialo baru ditanganinya, sejak 3 September 2018, pasalnya baru selesai tahap pemeliharaan.

Kasubag Pemberitaan dan Kerjasama Pers, Bagian Humas, Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad mengatakan, jika penyelidikan kepolisian bukan berarti memberhentikan pembagunan tahap II jembatan Bialo.

Justru salah kata Andi Ayatullah jika dihentikan, karena akan merugikan masyarakat dan daerah, karena bangunan akan terbengkalai.

” Pemborosan kalau tidak dilanjutkan, pasti pembangunan akan terbengkalai,” kata alumnus Unhas Makassar itu.(awa)