Dijadikan Lahan Parkir, Masjid Pasar Sentral Bulukumba Dikeluhkan Warga

by

BULUKUMBA,BI — Masyarakat Pasar Sentral Bulukumba, Muhammad Amir, keluhkan pedagang yang berjualan di depan masjid yang berada dalam kawasan pasar.

Pasalnya, pedagang yang diduga tidak memiliki izin dari Badan Pendapatan Daerah (BPD) tersebut, mengganggu jamaah yang hendak beribadah di masjid tersebut.

Muhammad Amir mengungkapkan, pedagang yang telah melapak dilokasi tersebut sudah lima hari menjajalkan dagangannya.

” Seperti tadi waktu shalat. Jamaah sudah tidak bisa memarkir motornya di depan masjid. Kita juga susah untuk masuk ke masjid,” keluhnya

Amir menganalogikan, antrian saat memasuki masjid bagaikan jamaah yang sedang melaksanakan tawaf.

“Antri-pi orang, seperti orang mattawwafe (tawaf) kalau mau masuk masjid,” tambahnya.

Dia menuntut kepala pasar untuk menindak tegas para pedagang yang berjualan di depan masjid tersebut. Jika tidak ditindaklanjuti, kata Amir, ia curiga bahwa ada campur tangan kepala pasar terhadap tindakan pedagang tersebut.

Amir menduga kepala pasar telah menarik retribusi ilegal ke para pedagang dan tidak melaporkan ke BPD.

“Pasti kepala pasar tarik retribusi ke pedagang dan tidak menyetornya ke kepala badan,” jelas Amir.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak kepala pasar terkait menjamurnya penjual di depan masjid tersebut.(rin)