Akredutasi Paripurna, RSUD Majene Belajar di RSUD HA Sulthan Daeng Radja Bulukumba

oleh

BULUKUMBA,BI — Sebanyak 60 orang pegawai RSUD Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), mengunjungi RSUD HA Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Senin, 10 September 2018.

Kunjungan RSUD Majene tersebut, dikemas dalam benchmarking, dipimpin langsung oleh direktur RSUD Majene, dr. H. Rahmat Malik.

Dalam sambutannya, dr. Rahmat Malik menyampaikan terima kasihnya, atas penyambutan yang luar biasa yang dilakukan pihak RSUD Bulukumba

dr. Rahmat mengatakan, jika RSUD Majene dan RSUD Bulukumba adalah bersaudara karena memiliki beberapa kesamaan, diantaranya ialah sama sama diresmikan pada tahun 1987 lalu, yang bersamaan dengan 4 kabupaten lainnya termasuk rumah sakit Bulukumba.

“Makanya Rumah sakit Majene dan Rumah sakit Bulukumba bisa dikatakan bersaudara”,tuturnya dengan bahagia.

Namun seiring dengan perjalanannya, RSUD Bulukumba menurut Radmat sudah jauh lebih maju. Olehnya itu, kedatangannya dengan membawa beberapa pejabat manajemen antara lain Kabid Penunjang, Kabid Pelayanan, Kepala Tata Usaha dan beberapa Kepala Seksi tak lain untuk berguru serta menimbah ilmu yang sebanyak banyaknya.

Dr. Rahmat juga memuji fasilitas gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang merupakan gedung IGD terbesar di Sulsel.

Dirinya juga berjanji untuk mempromosikan RSUD Bulukumba kepada rumah sakit lain yang berada di Sulbar, untuk merekomendasikan RSUD Bulukumba sebagai tempat Benchmarking yang tepat.

“Namun sebelum benchmarking ke Bulukumba, harus benchmarking dulu di RSUD Majene yang sudah lebih dulu datang ke RSUD Bulukumba”, katanya gurau

Sebelumnya, acara yang bertempat di aula pertemuan lantai 3 gedung IGD RSUD itu, di buka langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD, dr. H. Abdur Rajab H, MM.

Dalam sambutannya, mantan Kepala Puskesmas Caile itu menyampaikan selamat datang kepada rombongan benchmarking RSUD Majene, sembari memperkenalkan potensi wisata yang bisa menjadi destinasi perjalanan selama berada di Kabupaten Bulukumba.

“Bulukumba memiliki banyak tempat wisata yang tidak kalah dengan yang ada di Pulau Jawa, antara lain Pantai Tanjung Bira, Pantai Marumasa, Pantai Apparalang, Wisata adat Amma Toa Kajang, wisata alam puncak Donggia Kahaya dan masih banyak lagi yang lain”, bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Rajab juga memaparkan profil terkait RSUD H. A. Sulthan Daeng Radja, seperti ketersediaan pelayanan unggulan (pelayanan pemeriksaan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) yang merupakan ke 2 di Sul-Sel setelah Kota Pare Pare), 13 poli pemeriksaan rawat jalan, SDM dan beberapa pencapaian Rumah Sakit juga terkait Akreditasi Paripurna oleh KARS.

“Setelah ini, teman teman dari RSUD Majene bisa melakukan telusur untuk melihat bagaimana cara kerja teman teman tenaga kesehatan di RSUD Bulukumba”,pungkas dr. Radjab.

Di akhir acara, dr. Rajab bersama dengan dr. Rahmat saling bertukar cendera mata yakni berupa piagam Perahu Phinisi yang merupakan Ikon Sulawesi Selatan yang telah di akui dunia sebagai kekayaan tak benda oleh Unesco.(adv)