80 ASN Bulukumba Ikut Diklat Prajabatan

oleh

BULUKUMBA,BI — Sebanyak 80 Aparatur Sipil Negara (ASN) Bulukumba Golongan III dan II, mengikuti Diklat Prajabatan yang digelar Kampus 2, kantor badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manuasia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi-Selatan.

Ketua Panitia Pelaksana A. Ade Ariadi,mengatakan, Dilat Prajabatan ini bertujuan untuk membentuk pengetahuan yang luas bagi aparatur dalam rangka pemberian pelayanan yang maksimal kepada masyarakat
Diklat ini akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Februari hingga 05 Maret 2018 bagi Tenaga Dokter PTT,  Bidan PTT dan Penyuluh Pertanian yang berjumlah 80 orang yang terdiri dari 76 Putri dan 4 Putra

Kepala BKPSDM Provinsi Sul Sel, Ir Imran Jausi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan diklat yang berlangsung selama sepekan  ini merupakan diklat yang dirancang secara sedarhana, sehingga peserta prajab memiliki karakter kebangsaan sehingga tangguh dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat, dan diajarkan pula bagaimana ASN bisa terhindar dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.Dia berharap prajabatan ini akan menjadi pondasi yang kuat sehingga disaat pelaksanaan tugas nantinya ASN mampu menghadapi tantangan dan rintangan yang semakin kompleks.

Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali mengatakan saat ini masyarakat sangat membutuhkan pelayanan yang maksimal, sehingga para ASN harus meningkatkan kualitas pelayanannya. ASN sebagai abdi masyarakat harus menyerahkan jiwa dan raganya demi pelaksanaan tugas yang mulia.

Aparatur harus memiliki kualitas SDM yang memadai,  sehingga paham dengan apa yang menjadi tugas pokoknya.

“Jangan nanti setelah prajabatan tambah malas, karena biasanya kalau sudah jadi PNS, maka tenaga honorer lagi yang disuruh bekerja, tapi kalian harus lebih meningkatkan kualitas pekerjaan sebagai bukti bahwa anda telah mengikuti diklat” jelas purnawirawan TNI berpangkat Kolonel itu.

Sukri juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKPSDM Prov SulSel atas kerjasamanya dan menitipkan 80 orang ASN bulukumba untuk dididik dengan baik.(*)