1197 Bidang Tanah Milik Pemkab Bulukumba, Hanya 570 Saja Yang Bersertifikat

oleh

BULUKUMBA,BI– Di 2019 ini Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (DP3) Bulukumba hanya bisa menyerfikatkan lahan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba sebanyak 50 bidang tanah saja.

Hal tersebut memprihatinkan, mengingat dari 1197 bidang tanah yang dimiliki Pemkab, hingga saat ini baru 570 bidang tanah yang memiliki sertifikat.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Pertanahan DP3 Bulukumba, Aco Bahar saat ditemui di kantor DPRD Bulukumba, Kamis 10 Januari 2019.

Aco mengaku, jika sedikitnya lahan Pemkab tersertifikat bukan karena tidak ingin diurus, hanya saja, anggaran yang sedikit membuat banyak lahan Pemkab belum tersertifikat.

” 2019 ini kita dapat anggaran sedikit,
hanya bisa digunakan mengurus penyertifikatan tanah sebanyak 50 bidang saja,” kata Aco.

Aco mengaku, Pemkab pernah mendapatkan anggaran lebih di tahun 2014 dan mampu menyerfikatkan lahan Pemkab sebanyak 245 lahan.

Sebelumnya, Anggota DPRD Bulukumba, H Safiuddin menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba tidak pandai menjaga aset.

Pasalnya, hingga saat ini, banyak aset daerah yang telah diklaim dengan mudahnya oleh masyarakat.

Hal tersebut dikarenakan banyaknya aset yang tak memiliki alas hak yang paten seperti sertifikat lahan.

“Banyak aset daerah diklaim warga. Hal tersebut menandakan, Pemkab Bulukumba tidak pandai menjaga aset,” jelas H Aksi, sapaannya.

Banyaknya aset daerah yang diklaim, lanjut Safiuddin, jelas mengganggu pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Legislator PBB Bulukumba itu memberikan contoh, seperti penyegelan Puskesdes Seppang di Kecamatan Ujung Loe dan SMP 22 Bulukumba di kecamatan Kajang.(awa)