oleh

Kelelahan, Warga Desa Swatani Meninggal Dunia Saat Bermain Bulu Tangkis

BULUKUMBA,BI– Suasana permainan bulu tangkis di kantor Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba, Sabtu Malam, 9 Mei 2020 yang mulanya seru berubah menjadi duka.

Pemain bulu tangkis, Jasiman atau akrab disapa Toni, warga Dusun Padaidi, Desa Swatani tiba-tiba sempoyongan dan terjatuh ditengah permainan set pertama ganda putra berlangsung.

Para pemain dan penonton yang hadir dibuat kaget. Beberapa langkah berupa menggosokkan kayu putih di badan Toni, hingga nafas buatan dilakukan namun tidak membuat pria yang memang gemar bermain bulu tangkis itu tak kunjung sadarkan diri.

” Kita sempat larikan ke Puskesmas, tidak mampu ditangani makanya dirujuk ke RSUD Bulukumba. Baru di jalan Toni sudah dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata salah seorang Warga Karama, Andi Ambo Upe.

Ambo Upe mengaku, Toni memang dikenal senang bermain bulu tangkis, tidak hanya di Swatani, beberapa desa di Bulukumba menjadi tempatnya bermain termasuk di Karama.

Hanya saja, beda dengan biasanya, Toni yang kadang menghentikan permainan di saat kelelahan, namun kini tidak.

” Biasa langsung berhenti kalau capek. Ini tidak, terlalu bersemangat dan memaksakan diri,” tambah Ambo Upe.

Jasad Toni saat ini telah berada di kediamannya, di Dusun Padaidi, di kawasan Pasar Desa Swatani, Bulukumba untuk segera dimakamkan. (**)