oleh

PAN Terancam Tidak Mengusung Kader di Pilkada Bulukumba

BULUKUMBA,BI– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bulukumba tidak terasa semakin dekat.

Beberapa partai politik telah memantapkan kandidat yang akan diusung pada Pilkada mendatang.

Sebut saja Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan dikendarai kader sendiri, yakni H Askar HL.

Begitupun dengan Nasdem yang akan dikendarai oleh Arum Spink melalui restu Rusdi Masde, meski hanya mendampingi H Askar saja.

Golkarpun demikian, yang akan mengusung kader sendiri, meski dua nama hingga saat ini masih saling klaim mengendarai partai berlogo pohon beringin itu, yakni Andi Hamzah Pangki (AHP) dan Jamaluddin M Syamsir (JMS).

Meski demikian, berbeda dengan PAN, walau memiliki kader namun peluang tersebut terancam akan dikendarai non kader.

Andi Muchtar Ali Yusuf disebut-sebut sudah hampir pasti mengendarai partai berlogo matahari tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Pembina Daerah (Panda) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawei Selatan (Sulsel), Andi Edy Manaf, Minggu,8 Maret 2020.

Pria yang pernah ketuai PAN di Bulukumba itu mengaku beberapa Balon telah intens melakukan komunikasi politik, mulai DPW hingga tingkat pusat.

” Andi Utta (sapaan Muchtar Ali Yusuf) paling intens, mulai DPW sampai DPP,” kata Edy.

Meski kata Edy, beberapa nama seperti JMS dan AHP turut lakukan lobi untuk mengendarai PAN.

PAN, lanjut Edy harus bergerak dan mengambil peran penting dalam pesta demokrasi yang dilaksanakan dalam lima tahunan ini.

Meski dia akui, ada kader sendiri yang memilki potensi untuk turut menjadi peserta dalam Pilkada.

” Intinya tidak boleh tinggal diam, harus bergerak meski itu harus mengusung non kader,” kata Edy.

Yang pasti, di Pilkada 2020 mendatang Edy mengaku, PAN akan mengusung Balon yang memiliki peluang menang dan berkomitmen kepada PAN nantinya,” tambah Edy.

Ketua PAN Bulukba, Andi Zulkarnain Pangki yang dikonfirmasi tidak menampik banyak balon yang mengklaim PAN.

Meski diakhir nantinya, PAN akan tetap berlabuh kepada kader yang selama ini membesarkan partai.

” Itu biasa, wajar-wajar saja jika ada yang mengklaim PAN,” kata legislator PAN Bulukumba itu.(Awa)