oleh

Rusak Mobil Polres Gowa, Mahasiswa Asal Bulukumba Ini Terancam 7 Tahun Penjara

GOWA,BI– Farid Wajidi (22), mahasiswa yang ditetapkan sebagai perusak mobil dinas polisi mengaku kecewa dengan aparat yang melakukan pengamanan unjuk rasa.

Pria asal Bulukumba ini pun ikut terpancing melakukan aksi vandalisme ketika melihat mobil patroli Polres Gowa melintas di Jl AP Pettarani, Kota Makassar.

” Unsur kekecewaan dari saya karena pihak kepolisian dalam mengawal aksi yang terjadi sebelumnya,” katanya di Mapolres Gowa, Kamis 3 Oktober 2019.

Gelombang proses terhadap Undang-undang KPK hasil revisi dan RUU KUHP dilakukan para mahasiswa pada pekan lalu

Aksi unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan. Beberapa mahasiswa mendapat tindakan represif dari oknum aparat yang melakukan pengamanan.

Farid yang melakukan aksi unjuk rasa pun terpancing pada Jumat (27/9/2019) malam. Ia terlibat dalam aksi unjuk rasa di depan kampus UNM Gunung Sari, Jl AP Pettarani Kota Makassar.

Ia dan rekan-rekannya melempari mobil patroli milik Polres Gowa hingga mengalami kerusakan.

” Saya terpancing karena ada beberapa orang yang menyerang mobil tersebut,” bebernya.

Farid merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar (FIK).

Saat ini ia tercatat sebagai mahasiswa semester 9, atau tak lama lagi akan menyelesaikan studi sarjana.

Ia tetapkan sebagai tersangka tindak pidana pengrusakan mobil dinas milik Polres Gowa.

Polisi menerapkan pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dan atau pengrusakan barang di muka umum.

“Permohonan maaf saya kepada kepolisian khususnya Polres Gowa, dalam hal ini saya telah merusak mobil patroli untuk masyarakat,” bebernya.(**)