Ratusan Usaha Walet Menjamur di Bulukumba, Dinas Perizinan: Kita Tidak Pernah Keluarkan Izin

oleh -448 views

BULUKUMBA,BI– Bak jamur di musim hujan, usaha walet di kota Bulukumba semakin ramai.

Beberapa wilayah, seperti di Kelurahan Bentengge, Loka, Caile di Kecamatan Ujungbulu, hingga di pelosok Desa seperti Polewali dan Taccorong di Kecamatan Gantarang ramai terbangun usaha walet.

Meski demikian, ternyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba  tidak pernah mengeluarkan izin untuk usaha yang diduga menghasilkan pendapatan hingga puluhan juta sekali panennya itu.

Hal tersebut diungkapkan Staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Muh Ihsan yang mengaku hingga saat ini pihaknya belum pernah mengeluarkan izin.

” Iya banyak, tapi kita tidak pernah mengeluarkan izin untuk usaha walet,” kata mantan Staf di Bagian Hukum Setkab Bulukumba itu.

Pada umumnya kata dia, perizinan usaha burung walet hanya mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sama dengan usaha lainnya, seperti misalnya usaha barang campuran.

Karena izin yang banyak diajukan ke DMPTSP adalah pembangunan ruko untuk usaha penjualan.

“Tidak ada izin usaha walet. Rata-rata usaha walet ini, dia sebutji ruko disitu,” jelasnya.

Namun, lanjut dia, ada pajak yang dikenakan kepada usaha burung walet yang terlanjur telah terbangun, yakni pajak 10 persen dari penghasilan.

Meski pada dasarnya, pengusaha yang menggeluti bisnis ini jarang terbuka dan menyampaikan secara transparan penghasilannya.

“Untuk mengetahui penghasilan para pengusaha walet ini, Bapenda bisa melakukan uji lapangan. Walaupun banyak tertutup, tidak transparan,” pungkasnya. (Awa)