oleh

Minta Tak Golput, Ketua DPC PKB Bulukumba juga Ajak Warga NU Tak Terima Politik Uang!

BULUKUMBA, BI – Istilah golput alias golongan putih, disematkan kepada para wajib pilih yang tak menyalurkan hak pilihnya.

Selain mempengaruhi jumlah partisipasi pemilih, golput juga disebut tak meningkatkan kualitas demokrasi di negeri ini.

Olehnya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Bulukumba, Fahidin HDK, mengajak seluruh Rakyat Bulukumba untuk tak golput.

Ia menceritakan, alasan masyarakat untuk golput, biasanya karena tak percaya dengan kandidat yang ikut berkontestasi.

Sehingga, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba itu, memberikan tips untuk memilih caleg.

Pertama, kata dia, memilih yang telah memberikan bukti alias tak asal coba-coba.

“Kedua, mari memilih pemimpin bukan karena uangnya. Tugas legislator kedepan semakin berat dan membutuhkan kompetensi dan integritas,” kata Fahidin HDK melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/4/2019) pagi.

Di internal PKB sendiri, kata Fahidin, pihaknya mengapresiasi penolakan masyarakat terhadap money politik atau politik uang.

Fahidin juga menceritkan, terkhusus kepada warga nahdiyin, ia memohon dukungan bersama untuk memenangkan PKB dan Kiai Ma’ruf Amin pada kontenstasi pemilu 17 April 2019.

Pasalnya, PKB merupakan anak kandung Nahdatul Ulama (NU) yang dilahirkan pada masa reformasi.

“Karena itu saya mengajak untuk bersama sama memberikan suaranya kepada caleg PKB mulai DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten,” tambah Fahidin.

Ia berharap, pemilu kali ini menjadi momentum terbaik NU dalam mengambil peran dan ikut berkonstribusi, dalam rangka mendorong lahirnya pemerintahan yang baik sekaligus mengadvokasi dan mengawasi jalannya pemerintahan melalui legislatif.

“Mengapa NU afiliasi pokitiknya ke PKB, karena dia lahir dari rahim NU, dan tentu ideologi politiknya sama,” pungkasnya. (KF)