Kaum Disabilitas Tagih Janji Bupati Bulukumba

oleh

BULUKUMBA,BI– Pekan Olahraga Paralimpik yang digelar Desember 2018, di kabupaten Pinrang menyisahkan persoalan.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali yang menjanjikan bonus kepada atlit disabilitas atau atlit paralimpik, hingga pekan pertama Februari 2019, belum juga dibayarkan.

” Bupati janji kami, kalau dapat medali akan dapat bonus, namun hingga saat ini belum ada kepastian,” ujar Ketua Kontingen Paralimpik Bulukumba, Suherman.

Namun berbeda dengan atlit Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang saat ini telah mendapatkan kejelasan. Bonus akan dibayarkan disaat puncak perayaan hari Jadi Bulukumba yang ke 59.

” Porda sudah dapat undangan untuk terima bonus di hari Jadi. atlit Paralimpik hanya bisa gigit jari, padahal kami sama-sama membawa nama baik Bulukumba,” ujar pejuang disabiliatas itu.

Suherman bercerita, jika janji Bupati diucapkan saat dirinya bersama 50 Atlit dan official yang kala itu dilepas di ruang kerja Bupati, di Jl Jend Sudirman, dan disaksikan langsung Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

Di Paralimpik, Suherman mengaku Bulukumba berhasil bertengger di posisi tujuh, dengan mengumpulkan empat medali emas, tujuh perak dan delapan perunggu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bulukumba, Andi Asrar Amir yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, jika janji Bupati Bulukumba bukan isapan jempol belaka.

Bonus kata Andi Asrar akan dibayarkan dihari ulang tahun Bulukumba, bersama dengan atlit Porda dan Paralimpik.

” Ada bonusnya, saya sudah dari Badan Keuagan Daerah (BKD) untuk cek langsung. Kita tidak membedakan, seluruh bonus atlit akan dibayar,” kata Andi Asrar.

Untuk Bonus, Andi Asrar membocorkan, peraih piala emas akan mendapatkan Rp 10 Juta, Perak Rp 7 juta dan Perunggu Rp 5 juta.(awa)